Skip to main content
PAGI YANG DINGIN

dan
engkau selalu berhasil membakarnya 

Jogja, 2014

Comments

Popular posts from this blog

PETILASAN ANGLING DHARMA DAN NYAI AMBARWATI Oleh MH Maulana             Desa Bendo, kecamatan Kapas, Bojonegoro menyimpan sebuah tempat unik, mistik, damai, sekaligus kaya sejarah. Tepatnya di sisi waduk Bendo. disana terdapat sebuah tempat Pamoksaan dan petilasan prabu angling dharma da nyai ambarwati. Sebuah tempat menyerupai labirin dengan hiasan batu-batu dan atap dari ilalang kering membuat suasana petilasan terasa rindang dan tenang. Selain itu disisi petilasan ini terdapat waduk bendo yang merupakan tempat pemancingan gratis dengan pemancing yang tak pernah sepi tiap harinya.             Menurut keterangan juru kunci, pak ali. tempat petilasan ini dulunya adalah tempat dimana prabu angling dharma bertemu pertama kali dengan nyai ambarwati dan saling menumbuhkan benih-benih cinta. Selain itu terdapat pula pohon bambu lumayan tinggi yang dipakai sebagai rumah poh...

'Menikah itu Biasa Saja'

/1/. Saya sepertinya akan selalu memikirkan pembuka novel Anna Karenina karangan Leo Tolstoy sampai kapan pun. "Keluarga bahagia, bahagia dengan cara yang sama. Keluarga tidak bahagia, tidak bahagia dengan caranya masing-masing," tulisnya. Dan saya menikah. Mengucap janji di hadapan penghulu, orang tua, saksi, hadirin yang datang, dan tentu saja pacar saya yang menjadi istri saya: Yeni Mutiara. Mungkin aneh. Tapi saya berharap ini biasa saja. Seperti menggubah lagu Efek Rumah Kaca yang dimuat dalam album debut eponimnnya. Ketika rindu, menggebu gebu, kita menunggu Jatuh cinta itu biasa saja. /2/. Saya masih mengingatnya. Tertanggal 4 Maret. Pagi tiba ketika kapal laut mengangkat sauh di selat sunda. Itu kali pertama Abah, Ibuk, Adek, dan Budhe mengalaminya. Kami duduk di ruang terbuka. Mengamati gugusan pulau kecil dengan pepohonan kelapa yang berjejer, seperti lanskap di buku gambar anak-anak. Sesekali kami minum kopi, memakan cemilan, dan meresapi udara se...

KOPI GANDROENG

"Selamat menunaikan ibadah Ngopi" Kurang lebih begitulah motto tulisan di warung kopi baru jalan Pisang dekat seturan dan nologaten Yogyakarta. Mengingatkan saya pada blog puisinya penyair Joko Pinurbo: selamat menunaikan ibadah puisi. Adalah Aif. Seniman peracik kopi yang menjadi salah satu pegawai warung kopi bernuansa tenang dan sederhana ini. Saya kira siapapun yang datang ke warung kopi ini akan cukup nyaman dengan suasana musik dan penghijauan disekitarnya. Sebagai warung kopi baru dan sedikit tersembunyi tidak membuat warung kopi ini lantas sepi. Beberapa mahasiswa dan muda-mudi tampak cukup meramaikan tempat ini. Beberapa diantaranya berdiskusi, bermain kartu, catur, mengerjakan tugas, dan curhat bagaimana caranya move on yang baik dan terhormat. Seperti yang saya lakukan dan teman-teman(perlu dicatat, bukan saya yang curhat) Saya yang cukup akrab dengan Aif menilai model warung kopi ini sederhana, nyaman, dan terasa benar suasana seninya. Pemuda kelahiran...